JK Soroti Peran Teknologi dalam Ketahanan Iran Hadapi AS-Israel, Dorong Kemajuan Islam

JK Soroti Peran Teknologi dalam Ketahanan Iran Hadapi AS-Israel, Dorong Kemajuan Islam
JK Soroti Peran Teknologi dalam Ketahanan Iran Hadapi AS-Israel, Dorong Kemajuan Islam saat hadiri Seminar Nasioanl di UIN Syarif Hidayatullah. (Foto: ist)
Bacakan Artikel

"Yang memenangkan adalah teknologi dan semangat. Karena itu, jika negara-negara Islam ingin maju, harus menguasai teknologi. Agama dan ilmu pengetahuan harus berjalan seimbang," tegasnya, menekankan pentingnya sinergi antara nilai spiritual dan kemajuan ilmiah.

JK juga menyoroti kondisi geopolitik di sebagian besar negara Islam yang masih berkutat dalam berbagai konflik, baik internal maupun eksternal. Ia menyebutkan contoh-contoh seperti Perang Iran-Irak, konflik di Yaman, Sudan, Suriah, hingga ketegangan yang berulang antara Pakistan dan Afghanistan. Situasi ini, menurutnya, menunjukkan bahwa kepemimpinan Islam dalam upaya membangun perdamaian menghadapi tantangan besar, mengingat banyaknya negara Islam yang justru masih terperangkap dalam perselisihan berkepanjangan.

"Bagaimana berbicara tentang kepemimpinan Islam untuk perdamaian jika banyak negara Islam masih berkonflik? Ini menjadi tantangan yang harus dijawab bersama," kritiknya.

Mantan orang nomor dua di Indonesia itu juga menyoroti minimnya dukungan yang diberikan oleh negara-negara Islam lainnya kepada Iran saat menghadapi tekanan dari dua kekuatan besar, Amerika Serikat dan Israel. Fenomena ini, kata JK, membuka mata terhadap kompleksitas hubungan politik dan dinamika kekuatan di kawasan Timur Tengah.

"Ketika Amerika menyerang Iran, hampir tidak ada negara Islam lain yang membantu Iran. Ini menunjukkan kompleksitas hubungan politik di kawasan Timur Tengah," tambahnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: