APHI Tiga Tahun Bersuara untuk Satwa: Perkuat Komitmen Advokasi dan Dorong Revisi Undang-Undang Perlindungan Hewan

APHI Tiga Tahun Bersuara untuk Satwa: Perkuat Komitmen Advokasi dan Dorong Revisi Undang-Undang Perlindungan Hewan
Bersuara untuk yang Tak Bersuara: APHI Rayakan Tiga Tahun Advokasi Kesejahteraan Hewan, Siap Ajukan Revisi UU
Bacakan Artikel

Intens.id, Makassar - Suasana kebersamaan dan semangat perjuangan menyelimuti perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ketiga Aliansi Peduli Hewan Indonesia (APHI) yang digelar di Baruga Kare Makassar, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, baru-baru ini. Momen penting ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, melainkan juga kesempatan berharga bagi organisasi untuk merefleksikan perjalanan panjangnya dalam mengadvokasi dan memperjuangkan kesejahteraan hewan di Indonesia selama tiga tahun terakhir.

Acara peringatan HUT ke-3 APHI ini dibuka dengan serangkaian sambutan inspiratif dari berbagai tokoh yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu kesejahteraan hewan. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, Fadly Wellang, A.P., M.A.P., yang turut mengapresiasi peran APHI. Turut memberikan sambutan Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, drh. H. Aminuddin Zainuddin, MM., serta Ketua Panitia pelaksana acara, Joel Zulfikar. Puncak sambutan disampaikan oleh Ketua Aliansi Peduli Hewan Indonesia, Rachmat Dinimone, yang akrab disapa Nino Mone, menegaskan kembali esensi dari gerakan APHI.

Dalam pidatonya yang penuh makna, Nino Mone kembali menggarisbawahi urgensi kepedulian kolektif terhadap kesejahteraan hewan.

"Hewan yang tak bersuara memerlukan perhatian kita semua untuk mewakili mereka dalam hal bersuara, terutama dalam kesejahteraan hewan," tegas Nino, menekankan bahwa APHI hadir sebagai jembatan bagi mereka yang tidak memiliki suara untuk menyampaikan kebutuhan dan hak-haknya. Pernyataan ini sekaligus menjadi pilar filosofi yang menggerakkan seluruh aktivitas APHI sejak awal berdiri.

Perjalanan APHI selama tiga tahun terakhir bukanlah tanpa tantangan. Sebagai organisasi sosial yang fokus pada advokasi, APHI menghadapi berbagai rintangan, mulai dari upaya membangun kemitraan yang solid dengan berbagai institusi hingga keterbatasan dari sisi material. Nino Mone mengakui bahwa sebagai lembaga sosial, dukungan finansial dan logistik kerap menjadi hambatan.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: