APHI Tiga Tahun Bersuara untuk Satwa: Perkuat Komitmen Advokasi dan Dorong Revisi Undang-Undang Perlindungan Hewan

APHI Tiga Tahun Bersuara untuk Satwa: Perkuat Komitmen Advokasi dan Dorong Revisi Undang-Undang Perlindungan Hewan
Bersuara untuk yang Tak Bersuara: APHI Rayakan Tiga Tahun Advokasi Kesejahteraan Hewan, Siap Ajukan Revisi UU
Bacakan Artikel

"Kita tahu bahwa APHI ialah lembaga atau organisasi sosial. Tentu kami sangat kekurangan dalam hal sisi materi," ujarnya jujur.

Namun, di balik setiap kesulitan, semangat, keyakinan, dan keteguhan untuk terus bergerak menjadi modal utama APHI. Dukungan dan kolaborasi yang terjalin dengan berbagai mitra, baik dari kalangan pemerintah, swasta, maupun komunitas, menjadi kekuatan pendorong yang tak ternilai.

"Namun dengan bantuan dan mitra yang berkolaborasi, seluruh tantangan dan rintangan bisa kita lewati," imbuh Nino, menunjukkan betapa pentingnya sinergi dalam mencapai tujuan mulia. Kemitraan ini tidak hanya membantu APHI bertahan, tetapi juga berkembang, memperluas jangkauan advokasi dan dampak positifnya.

Ketika diminta untuk menggambarkan momen paling membahagiakan selama berkarya di APHI, Nino Mone menyampaikan sebuah kalimat sederhana namun mendalam yang menurutnya mewakili inti semangat organisasi: "Bisa bersuara untuk yang tak bersuara." Kalimat ini mencerminkan kepuasan batin dan tujuan utama APHI dalam memberikan perlindungan dan keadilan bagi makhluk hidup yang rentan.

Sementara itu, mengenai duka yang mungkin pernah dialami, Nino memiliki pandangan yang positif. Ia menilai bahwa seluruh tantangan dan hambatan yang muncul bukanlah duka, melainkan bagian integral dari proses perjalanan APHI dalam memperjuangkan advokasi dan kesejahteraan hewan.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: