Menteri Rini Widyantini Ajak Instansi Peraih UNPSA 2026 Kembangkan Ekosistem Inovasi Nasional

Menteri Rini Widyantini Ajak Instansi Peraih UNPSA 2026 Kembangkan Ekosistem Inovasi Nasional
Menteri Rini Widyantini Ajak Instansi Peraih UNPSA 2026 Kembangkan Ekosistem Inovasi Nasional. (Foto: PANRB)
Bacakan Artikel

Kehadiran berbagai instansi dalam audiensi ini menunjukkan spektrum luas inovasi yang telah dikembangkan. BPKP, dengan perannya dalam pengawasan keuangan daerah, menunjukkan inovasi tata kelola yang transparan dan akuntabel. Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa, kemungkinan besar menyoroti terobosan dalam memperkuat kapasitas pemerintah desa. Sementara itu, Kementerian ESDM berpotensi menghadirkan inovasi dalam pelayanan sektor energi, dan Kota Parepare sebagai pemerintah daerah menunjukkan inovasi pelayanan publik di tingkat lokal yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menteri Rini menambahkan, sinergi lintas sektor ini esensial untuk menciptakan replikasi dan skalabilitas inovasi.

"Pengalaman sukses dari Parepare, misalnya, atau terobosan di tingkat kementerian, dapat menjadi inspirasi dan model bagi daerah atau instansi lain. Ini adalah fondasi untuk mewujudkan birokrasi berkelas dunia yang efektif, efisien, dan melayani," jelasnya.

Dampak dari penguatan ekosistem inovasi ini diharapkan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Dengan adanya sinergi, inovasi yang sebelumnya bersifat sporadis dapat distandarisasi, diperluas jangkauannya, dan diintegrasikan ke dalam sistem pelayanan publik yang lebih besar. Hal ini akan memangkas birokrasi, mempercepat layanan, dan meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah.

Hadir dalam acara penting tersebut, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Otok Kuswandaru, yang turut mengawal jalannya diskusi. Dari pihak instansi penerima penghargaan, tampak Walikota Parepare Tasming Hamid, Deputi BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Setya Nugraha, Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis Jisman P Hutajulu, dan Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri La Ode Ahmad P. Bolombo. Kehadiran Asisten Deputi Pengembangan Praktik Terbaik Pelayanan Publik Kementerian PANRB Muhammad Yusuf Kurniawan, serta para pejabat terkait lainnya, semakin memperkuat komitmen kolaboratif ini.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: