Ironi Kanal Rappocini: Saat Larangan Membuang Sampah Hanya Menjadi Pajangan

Ironi Kanal Rappocini: Saat Larangan Membuang Sampah Hanya Menjadi Pajangan
Ketika larangan jadi pajangan. (Foto: FKH)
Bacakan Artikel

"Menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, bukan beban yang dapat dipikul oleh salah satu pihak saja. Diperlukan sinergi dari semua elemen masyarakat dan pemerintah," ujar salah satu perwakilan FKH.

Persoalan sampah di Kanal Rappocini ini menjadi cermin bagi kota-kota lain di Indonesia yang menghadapi tantangan serupa. Diperlukan pendekatan yang holistik, mulai dari penyediaan fasilitas pengelolaan sampah yang memadai, penegakan hukum yang konsisten terhadap pelanggar, hingga kampanye masif tentang pentingnya memilah sampah dari rumah. Tanpa adanya kesadaran kolektif yang terbangun kuat dan sistem pengawasan yang efektif, larangan-larangan hanya akan menjadi pajangan bisu yang tak berdaya menghadapi laju tumpukan sampah.

Pada akhirnya, pertanyaan yang mengemuka bukan lagi sekadar tentang sampah yang terlihat menumpuk, melainkan tentang sejauh mana kesadaran masyarakat telah terbangun dan seberapa serius pemerintah dalam menjaga amanah lingkungan. Lingkungan yang bersih dan sehat adalah hak setiap warga, dan untuk mewujudkannya, diperlukan komitmen bersama yang lebih dari sekadar tulisan di papan larangan.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2