Gaji Guru Honorer Diduga Dipotong, PMII Bulukumba Sentil Dinas Pendidikan: Jangan Tutup Mata!

Gaji Guru Honorer Diduga Dipotong, PMII Bulukumba Sentil Dinas Pendidikan: Jangan Tutup Mata!
suasana di jalan depan gedung ammatoa
Bacakan Artikel
Syahrul

Petani muda yang bergiat di isu lingkungan hidup dan politik, aktif menyampaikan gagasan dan advokasi publik melalui karya tulis.

โ€œOlehnya itu, kami meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk memberikan perhatian serius serta mengevaluasi jajarannya dalam waktu dekat. Jika gerakan kami tidak diindahkan, kami akan kembali melakukan aksi lanjutan di depan Gedung Ammatoa,โ€ tegasnya.

Di tengah riuhnya seruan mahasiswa, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulukumba, Andi Buyung, menerima langsung aspirasi yang disampaikan massa PMII. Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan tuntutan sekaligus meminta penjelasan atas dugaan persoalan yang terjadi di lingkungan yayasan.

Andi Buyung menyatakan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya dugaan pemotongan gaji guru honorer tersebut. Ia menjelaskan bahwa persoalan itu berkaitan dengan urusan internal yayasan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa apabila dugaan pemotongan tersebut terbukti benar, uang yang dipotong harus dikembalikan melalui pihak yayasan.

Sebagai tindak lanjut, Andi Buyung menyampaikan rencana pemanggilan seluruh yayasan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk menjalani evaluasi serta memberikan penjelasan mengenai dugaan pemotongan gaji guru honorer.

โ€œDalam waktu dekat ini seluruh yayasan di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan dipanggil untuk dilakukan evaluasi dan mempertanyakan soal dugaan pemotongan gaji honorer tersebut,โ€ jelasnya.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: