Dukung Transisi Energi, PLN UP Punagaya Berdayakan Petani Jeneponto Lewat Program SURFLU

Dukung Transisi Energi, PLN UP Punagaya Berdayakan Petani Jeneponto Lewat Program SURFLU
Peresmian Program Sustainable Farming for Sustainable Industry (SURFLUS). Foto: Ist
Bacakan Artikel

Intens.id, Jeneponto - PT PLN Nusantara Power UP Punagaya, bersama PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) dan Pemerintah Kabupaten Jeneponto, resmi meluncurkan program Sustainable Farming for Sustainable Industry (SURFLUS). Inisiatif ini bertujuan mengubah limbah bonggol jagung menjadi energi biomassa untuk kebutuhan pembangkit listrik.

Acara peresmian berlangsung pada Selasa (9/6/2026) di Desa Barana, Kecamatan Bangkala Barat. Dalam kesempatan tersebut, PLN meluncurkan fasilitas pengolahan limbah pertanian yang dilengkapi dengan mesin pencacah dan mesin pengering (corn dryer).

Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan kualitas bonggol jagung. Melalui proses pengolahan, limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini dikeringkan hingga kadar airnya berada di bawah 15 persen. Hal ini menjadikannya bahan baku biomassa berkualitas tinggi untuk kebutuhan co-firing di PLTU Punagaya.

Program SURFLUS dinilai berhasil menciptakan ekosistem ekonomi sirkular bagi masyarakat desa, khususnya bagi pelaku UMKM di sektor pertanian. Kelompok Tani (KT) Ralleka kini secara resmi menjadi pemasok biomassa untuk PLN. Langkah ini tidak hanya menekan emisi karbon, tetapi juga memberikan pendapatan tambahan bagi petani dari limbah yang sebelumnya dibakar atau dibuang.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: