Dugaan Hydrant Lumpuh di Mall Nipah, Ketua KNPI Panakkukang Desak Audit Menyeluruh

Dugaan Hydrant Lumpuh di Mall Nipah, Ketua KNPI Panakkukang Desak Audit Menyeluruh
Dugaan Hydrant Lumpuh di Mall Nipah, Ketua KNPI Panakkukang Desak Audit Menyeluruh. - Foto: Ist
Bacakan Artikel

Intens.id, Makassar - Kebakaran yang melanda Mall Nipah di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu malam (09/08/2026) sekitar pukul 21.30 Wita, mengungkap dugaan serius: sistem hidran gedung tersebut diduga tidak memiliki tekanan air atau lumpuh. Insiden ini sontak memicu kepanikan warga di sekitar permukiman RW 06 Kampung Tubiri'Bulu' dan berdampak signifikan terhadap arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo, yang sempat mengalami kemacetan parah.

Dugaan tidak berfungsinya fasilitas pemadam kebakaran ini menyoroti ancaman keselamatan laten yang membayangi warga yang bermukim tepat di samping pusat perbelanjaan tersebut. Kegagalan sistem vital ini bukan sekadar insiden teknis, melainkan cerminan dari potensi kelalaian korporasi yang menempatkan ribuan nyawa dalam bahaya.

Muhammad Irsandi Nurlan, yang akrab disapa Iccang, seorang saksi mata yang juga Ketua KNPI Panakkukang, kepada awak media menyebut titik awal api diduga berasal dari korsleting listrik pada neon box Toko AZKO di dalam kawasan Mall Nipah. Namun, di balik insiden kebakaran itu, sorotan tajam tertuju pada kondisi hidran darurat.ย 

"Fasilitas yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam membantu memadamkan api justru tidak mampu menjalankan fungsinya ketika masyarakat paling membutuhkannya," tutur Iccang.

Kondisi ini, menurut Iccang, sangat memprihatinkan. Mall Nipah, sebagai salah satu pusat keramaian, berdiri di tengah kepadatan permukiman warga. Keberadaan gedung megah dengan fasilitas publik yang tidak berfungsi optimal dalam situasi darurat adalah sebuah ironi yang mengancam.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: