BIJANTA: Ketika Kesehatan Jiwa Tak Lagi Disembunyikan

BIJANTA

BIJANTA: Ketika Kesehatan Jiwa Tak Lagi Disembunyikan
Penerimaan penghargaan Gold pada kriteria Gender Equality and Social Inclusion (GEDSI) dalam InTechSEA 2026 Innovation Technology for Social & Environmental Awards oleh Arhan, S.Kep., Ns., M.Kep., Penanggung Jawab Kesehatan Jiwa dan Napza Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba.
Bacakan Artikel
Rika Arlianti DM

Penulis, Pegiat Isu Pendidikan dan Anak

Pada 2025, inovasi ini memperoleh penghargaan sebagai inovator kesehatan jiwa dan Napza tingkat provinsi serta pengakuan terkait kelancaran pengurusan pasien gangguan jiwa yang dirujuk ke RS Dadi.

BIJANTA bersama inovasi kesehatan jiwa yang dikembangkan melalui ASMARA DIJIWA juga diperkenalkan dalam ruang inovasi yang lebih luas, termasuk dokumentasi dan ajang yang berkaitan dengan OECD-OPSI dan Guangzhou Award.

Pada 2026, BIJANTA kembali mencatat capaian melalui penghargaan Gold pada kriteria Gender Equality and Social Inclusion (GEDSI) dalam InTechSEA 2026 Innovation Technology for Social & Environmental Awards dengan tema โ€œCollaborative Innovation for a Sustainable and Inclusive Future.โ€

Pengakuan tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah persoalan yang berangkat dari tingkat lokal dapat dikembangkan menjadi inovasi pelayanan publik berbasis kolaborasi dan inklusi.

Namun, penghargaan bukanlah akhir dari perjalanan.ย Sebab inti BIJANTA justru ada pada mereka yang sebelumnya tidak terlihat.

Pasien yang dahulu disembunyikan, kini ditemukan dan dilayani. Keluarga yang dulu merasa malu, perlahan belajar memahami. Mereka yang pernah kehilangan akses terhadap pengobatan, kembali mendapatkan pendampingan. Dan mereka yang membutuhkan bantuan kesehatan jiwa diupayakan dapat ditemukan lebih awal.

Laporan: Arni Susanti Salmi
Editor: Rika Arlianti ย DM

Pilih Halaman: