Intens.id Versi penuh
News

Mahasiswa KKN Unhas Pasang Peta Irigasi dan Administrasi di Desa Barombong, Atasi Minimnya Data Spasial

Oleh Redaksi Intens.id 15 Aug 2026 11:45 2 menit baca

Intens.id, Bulukumba - Sebuah inisiatif mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 berhasil menjawab kebutuhan mendasar Desa Barombong, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba. Pada Senin (10/8/2026), tim KKN-T sukses membuat dan memasang peta irigasi serta administrasi desa, menyediakan data spasial yang informatif dan akurat, elemen krusial yang selama ini absen dan menghambat penataan tata ruang serta kejelasan batas wilayah desa.

Program ini berawal dari observasi lapangan yang menunjukkan pentingnya ketersediaan peta wilayah secara visual. Ketiadaan peta yang memadai seringkali menjadi penghambat signifikan bagi desa-desa dalam merencanakan masa depan mereka. Di Desa Barombong, kondisi serupa ditemukan, di mana minimnya acuan lokasi yang pasti kerap menyulitkan perencanaan pembangunan dan efektivitas pelayanan publik. Peta yang dibuat mahasiswa KKN-T ini dirancang untuk mengatasi persoalan tersebut.

Peta tersebut menampilkan secara visual batas-batas antar-dusun, persebaran pemukiman warga, kawasan lahan pertanian, jalur irigasi vital, hingga lokasi fasilitas umum seperti kantor desa, sarana pendidikan, dan tempat ibadah. Informasi spasial yang terstruktur ini diharapkan dapat meminimalisir potensi sengketa batas wilayah, mengoptimalkan alokasi sumber daya, serta meningkatkan efisiensi dalam penyaluran bantuan atau pembangunan infrastruktur.

Ghilbert Valentino Sarangga, penanggung jawab program kerja, menjelaskan bahwa perancangan peta melibatkan beberapa tahapan sistematis, mulai dari pengumpulan data wilayah, pengolahan data pemetaan secara digital, hingga pencetakan.

"Melalui program kerja mandiri ini, saya ingin membantu masyarakat dan perangkat desa dalam mengenali batas-batas wilayah, menentukan lokasi fasilitas umum, serta memahami jaringan sistem irigasi desa secara lebih mudah,” ujarnya.

Setelah proses desain dan penyelarasan data rampung, peta dicetak dalam ukuran besar agar mudah dibaca dan dipasang secara permanen di depan SDN 45 Dampang. Pemilihan lokasi ini strategis agar peta mudah dijangkau dan dilihat oleh warga setempat, perangkat desa, maupun pendatang yang memerlukan informasi tata wilayah Desa Barombong.

Kehadiran peta irigasi dan administrasi ini tidak hanya menjadi dokumen data wilayah yang terstruktur dan transparan bagi Desa Barombong, tetapi juga mengisi kekosongan informasi spasial yang krusial. Peta ini diharapkan menjadi pedoman utama bagi pemerintah desa dalam merencanakan pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di masa depan, memastikan setiap kebijakan dan program berbasis data yang akurat demi kemajuan desa.

Topik terkait
KKN Unhas Barombong Peta Spasial