Dewi Asmara Dorong Penguatan Pencegahan TPPO di Bandara Soekarno-Hatta

Dewi Asmara Dorong Penguatan Pencegahan TPPO di Bandara Soekarno-Hatta
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara.
Bacakan Artikel

Selain penguatan sistem data, Komisi XIII juga mendorong peningkatan integrasi dan analisis data penerbangan serta perlintasan WNI dan WNA. Pertukaran informasi dengan operator penerbangan dan instansi terkait dinilai penting untuk memetakan pola perjalanan berisiko, memperkuat risk profiling, serta meningkatkan deteksi dini terhadap potensi TPPO.

Dewi Asmara juga menekankan pentingnya pendekatan pencegahan berbasis masyarakat melalui penguatan Desa Binaan Imigrasi. Program tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sarana literasi keimigrasian, tetapi juga mampu memberikan edukasi mengenai modus dan risiko TPPO serta membangun kesadaran masyarakat agar tidak mudah menjadi korban.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi XIII menempatkan Bandara Soekarno-Hatta sebagai benteng pertahanan terakhir dalam pencegahan TPPO. Penguatan pemeriksaan, deteksi dini, dan pemeriksaan lanjutan terhadap penumpang berisiko perlu dilakukan secara optimal.

Hal ini menjadi perhatian serius mengingat lebih dari 1.000 penumpang telah ditunda keberangkatannya, namun hanya sebagian kecil yang kemudian berlanjut ke proses hukum. Karena itu, Komisi XIII mendorong agar penundaan keberangkatan tidak berhenti sebagai tindakan administratif, tetapi ditindaklanjuti secara efektif apabila ditemukan indikasi tindak pidana.

Komisi XIII juga mendorong Direktorat Jenderal Imigrasi mengoptimalkan Operasi Wirawaspada secara terukur, terpadu, dan berkelanjutan. Langkah tersebut diperlukan untuk memperkuat pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian, termasuk memutus mata rantai jaringan TPPO dan kejahatan transnasional.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: