Valentinus Disomasi, Netizen: “Justru Bikin Berita Jadi Nggak Ngebosenin!”

Intens.id, Jakarta - Valentinus Resa, presenter Metro TV yang memandu program Meet Nite Live, mendadak jadi pusat perhatian publik setelah gayanya yang penuh satir dan sindiran menuai kontroversi. Gay...

Valentinus Disomasi, Netizen: “Justru Bikin Berita Jadi Nggak Ngebosenin!”
Bacakan Artikel

Perjalanan kariernya di dunia media dimulai dari bawah. Setelah lulus kuliah, ia sempat melamar ke berbagai media hingga akhirnya bergabung dengan Metro TV pada 2011. Ia memulai sebagai staf riset di program Mata Najwa, lalu menjadi copywriter di Medcom.id, dan kemudian reporter lapangan. Tahun 2014 menjadi titik balik ketika ia dipercaya menjadi presenter acara olahraga, yang memperkenalkan publik pada gaya khasnya yang kritis dan berani.

Seiring waktu, ia dipercaya memandu Meet Nite Live, program berita malam dengan pendekatan segar dan kontemporer. Gaya penyampaiannya yang lugas, kritis, dan kadang menyentil membuatnya dicintai sekaligus dikritik. Kini, Valentinus menjadi simbol perubahan dalam penyiaran berita di Indonesia—di satu sisi membawa angin baru, di sisi lain mengundang perdebatan.

Antara Satir dan Etika: Ke Mana Arah Dunia Jurnalistik?

Kontroversi seputar Valentinus Resa membuka diskusi lebih luas tentang masa depan jurnalisme di Indonesia. Apakah pendekatan yang lebih santai, jenaka, namun tetap kritis bisa diterima dalam format berita serius? Ataukah ini justru menjadi ancaman terhadap etika jurnalistik yang selama ini dijunjung tinggi?

Bagi sebagian kalangan, termasuk ormas Perisai Kebenaran Nasional, gaya seperti Valentinus dianggap terlalu bebas dan berpotensi melemahkan nilai moral masyarakat. Namun di mata generasi muda dan netizen, justru gaya seperti inilah yang membuat mereka tertarik dan merasa lebih dekat dengan dunia berita.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: