Urun Rembuk PTS: Menata Arah Perguruan Tinggi Swasta yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Intens.id, Jakarta - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III bersama Universitas Paramadina menyelenggarakan kegiatan Urun Rembuk Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kampus Cipay...

Urun Rembuk PTS: Menata Arah Perguruan Tinggi Swasta yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan
Bacakan Artikel

Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amalia, M.Psi.T., yang membuka diskusi menyoroti posisi strategis PTS sebagai mitra negara dalam memeratakan akses pendidikan. Ia berharap kebijakan pemerintah tidak hanya bersifat normatif, tetapi berdampak nyata di lapangan.

Sejalan dengan itu, Direktur Kelembagaan Ditjen Dikti Kemdiktisaintek, Prof. Mukhamad Najib, memaparkan pentingnya investasi pendidikan tinggi untuk menjadi negara maju pada 2045. Menurutnya, diperlukan roadmap jangka panjang agar PTS mampu mencapai kelas dunia.

Prof. Najib mengungkapkan bahwa pemerintah kini mengalokasikan 60% pendanaan penelitian bagi PTS, lebih besar dari porsi untuk perguruan tinggi negeri (PTN). Hal ini diharapkan mampu mendorong terciptanya inovasi yang berdampak luas.

Ia menegaskan bahwa keberadaan PTS adalah mitra kolaboratif bagi PTN, bukan pesaing. Sinergi dapat diwujudkan melalui program fast track, konsorsium riset, join lab, hingga KKN kolaboratif antarlembaga.

Rektor Universitas Yarsi, Prof. Dr. H. Fasli Jalal, menyambut positif arah kebijakan tersebut. Ia menilai PTS memiliki fleksibilitas tinggi dalam mengembangkan program studi aplikatif yang adaptif terhadap kebutuhan industri.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: