UNM Perkuat Literasi Digital Guru SD Negeri 144 Barru untuk Mendukung Manajemen Pendidikan Berbasis Karakter Barru
Barru - Universitas Negeri Makassar (UNM) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) Tahun Anggaran 2026. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di UPTD SD Negeri 144 Barru dengan fokus pada penguatan kapasitas guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung manajemen pendidikan yang berorientasi pada penguatan karakter.
Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Literasi Digital untuk Mendukung Manajemen Pendidikan Berbasis Karakter bagi Guru di UPTD SD Negeri 144 Barru.” Program tersebut dirancang sebagai bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam membantu sekolah menghadapi berbagai tuntutan perubahan pendidikan di era digital.
Kegiatan pengabdian tidak hanya menekankan kemampuan guru dalam menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga memberikan pemahaman bahwa teknologi harus digunakan secara cerdas, produktif, etis, dan bertanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pengelolaan sekolah serta proses pembelajaran.
Penguatan Kompetensi Guru di Era Transformasi Digital
Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan. Guru dituntut tidak hanya mampu melaksanakan pembelajaran secara konvensional, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memanfaatkan berbagai sumber dan media digital sebagai bagian dari proses pendidikan.
Melalui kegiatan PKM ini, para guru UPTD SD Negeri 144 Barru mendapatkan penguatan mengenai konsep dan praktik literasi digital yang relevan dengan kebutuhan sekolah dasar.
Literasi digital dipandang sebagai kemampuan yang lebih luas daripada sekadar mengoperasikan komputer atau menggunakan aplikasi. Guru perlu memiliki kemampuan untuk mencari, memahami, menilai, mengolah, menghasilkan, dan membagikan informasi digital secara tepat.
Dengan kemampuan tersebut, guru diharapkan mampu memanfaatkan berbagai platform digital untuk mendukung penyusunan perangkat pembelajaran, pengelolaan informasi sekolah, komunikasi pendidikan, penyediaan bahan ajar, hingga evaluasi pembelajaran.
Tiga Pemateri Berikan Penguatan Materi
Kegiatan pengabdian menghadirkan tiga pemateri yang memberikan perspektif dan penguatan sesuai dengan bidang masing-masing, yaitu Dra. Ritha Tuken, M.Pd., Dr. Muhammad Asrul Sultan, M.Pd., dan Dr. Marhani, S.Pd., M.Pd.
Dra. Ritha Tuken, M.Pd. memberikan penguatan terkait pemanfaatan literasi digital dalam konteks pendidikan dan pembelajaran. Guru diarahkan untuk memahami bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar.
Sementara itu, Dr. Muhammad Asrul Sultan, M.Pd. memberikan perspektif mengenai pemanfaatan teknologi dalam mendukung pengelolaan dan pengembangan pendidikan. Penggunaan teknologi diharapkan dapat membantu guru bekerja secara lebih sistematis, efektif, dan efisien dalam melaksanakan tugas profesionalnya.
Selanjutnya, Dr. Marhani, S.Pd., M.Pd. memberikan penguatan mengenai pentingnya keterkaitan antara pemanfaatan teknologi dengan pembentukan karakter dalam lingkungan pendidikan. Teknologi tidak boleh digunakan tanpa arah, tetapi harus ditempatkan sebagai instrumen untuk mendukung terbentuknya peserta didik yang memiliki karakter positif.
Pelaksanaan kegiatan PKM di UPTD SD Negeri 144 Barru berlangsung dalam suasana interaktif. Para peserta mengikuti pemaparan materi dan terlibat dalam proses diskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi guru dalam pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah.
Berbagai pengalaman dan kondisi nyata yang dihadapi guru menjadi bagian penting dalam pembahasan. Dengan demikian, materi yang diberikan tidak hanya bersifat konseptual, tetapi juga diarahkan pada kebutuhan praktis yang dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari di sekolah.
Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap penguatan literasi digital di kalangan guru semakin penting seiring dengan perubahan ekosistem pendidikan.
Mendorong Sekolah yang Adaptif dan Berkarakter
Melalui program pengabdian ini, UNM berharap UPTD SD Negeri 144 Barru dapat terus mengembangkan budaya sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus tetap kuat dalam membangun karakter.
Guru diharapkan mampu menjadi penggerak transformasi digital di sekolah dengan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, administrasi pendidikan, komunikasi, serta pengembangan profesionalisme.
Lebih jauh, penguatan literasi digital diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peserta didik. Peserta didik bukan hanya diarahkan untuk menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi pengguna teknologi yang kritis, kreatif, etis, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan PKM ini menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan, berbagai pengetahuan, pengalaman, serta inovasi pendidikan dapat ditransformasikan secara langsung kepada masyarakat.
UNM berkomitmen untuk terus memperluas kontribusinya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, terutama melalui program-program yang memberikan penguatan kompetensi guru dan menjawab kebutuhan pendidikan di era transformasi digital.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terbangun kemitraan yang berkelanjutan antara UNM dan UPTD SD Negeri 144 Barru, sehingga penguatan literasi digital dan manajemen pendidikan berbasis karakter tidak berhenti pada kegiatan pengabdian, tetapi dapat terus dikembangkan dalam praktik pendidikan di sekolah.