Guru Hebat Pangkep Belajar Transformative Learning dan Growth Mindset bersama UNM
Intens.id, Pangkep - Universitas Negeri Makassar (UNM) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) membekali puluhan guru sekolah dasar di Kabupaten Pangkep dengan pendekatan Transformative Learning dan Growth Mindset. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang lebih dinamis dan adaptif.
Sebanyak 32 guru yang tergabung dalam Komunitas Guru Hebat Berbagi Kabupaten Pangkep mengikuti kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) yang diselenggarakan pada Ahad, 23 Agustus 2026, di Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pangkep. Kegiatan ini mengusung tema besar “Peningkatan Kompetensi Guru Sekolah Dasar dalam Implementasi Pembelajaran Literasi Berbasis Multisensori pada Kelompok Guru Hebat Berbagi Kabupaten Pangkep.”
Ketua Komunitas Guru Hebat Berbagi Kabupaten Pangkep, Ridwan, S.Pd. SD, menyambut baik program ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan kesempatan berharga bagi para guru untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena memberikan kesempatan kepada guru untuk menambah wawasan dan berbagi pengalaman dalam meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Ridwan.
Dukungan serupa juga datang dari pemerintah daerah. Pustakawan Ahli Madya, Joharniah, S.Sos., M.M., yang mewakili Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangkep, Abbas Hasan, AP, M.M., menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas guru.
“Kami menyambut baik kegiatan ini dan berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut untuk mendukung peningkatan kompetensi guru di Kabupaten Pangkep,” kata Joharniah.
Sebagai bentuk penguatan kemitraan, Ketua Tim Pengabdi UNM, Prof. Dr. Widya Karmila Sari Achmad, M.Pd., menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Implementation Arrangement (IA) dengan Komunitas Guru Hebat Berbagi Kabupaten Pangkep. Kemitraan ini diharapkan menjadi fondasi kolaborasi berkelanjutan untuk peningkatan kualitas pendidikan di Pangkep.
Mendorong Perubahan Pola Pikir dengan Transformative Learning dan Growth Mindset
Dalam sesi materi, para guru diajak memahami “Konsep Dasar Transformative Learning dan Growth Mindset dalam Pendidikan.” Materi ini fokus pada pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perspektif, pola pikir, dan praktik mengajar.
Transformative Learning mengajarkan bahwa pembelajaran adalah proses refleksi pengalaman, peninjauan ulang cara berpikir, dan pembangunan pemahaman baru. Sementara itu, Growth Mindset menekankan bahwa kemampuan seseorang dapat terus berkembang melalui belajar, usaha, pengalaman, strategi yang tepat, dan refleksi.
Pemahaman ini krusial bagi guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendorong peserta didik berani menghadapi tantangan, belajar dari kesalahan, dan tidak mudah menyerah. Dalam sesi diskusi, para guru juga diajak merefleksikan praktik pembelajaran mereka dan menghubungkan konsep baru dengan tantangan di kelas.
Tim pengabdi UNM terdiri atas Prof. Dr. Widya Karmila Sari Achmad, M.Pd. selaku ketua tim, Dr. Unga Utami, S.Pd., M.Pd., dan Dr. Nurhaedah, S.Pd., M.Pd. sebagai anggota, serta dibantu oleh dua mahasiswa Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Sulastri dan Nengsi Putri Angreyni.
Pengetahuan yang diperoleh mengenai Transformative Learning dan Growth Mindset ini akan menjadi bekal bagi para guru dalam sesi workshop selanjutnya. Mereka akan mempraktikkan penyusunan skenario pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan Growth Mindset dengan pembelajaran literasi berbasis multisensori.
Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pemahaman konseptual, melainkan dapat ditindaklanjuti dengan penerapan nyata Transformative Learning dan Growth Mindset dalam praktik pembelajaran di kelas. Hal ini sejalan dengan upaya UNM dan Komunitas Guru Hebat Berbagi Kabupaten Pangkep untuk membangun kemitraan berkelanjutan demi peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.