Prof. Widya Karmila Sari Achmad Jajaki Kolaborasi Akademik Internasional di Pampanga State Agricultural University Filipina
PAMPANGA, FILIPINA — Universitas Negeri Makassar (UNM) memperluas jejaring akademik internasional melalui kunjungan resmi Prof. Widya Karmila Sari Achmad ke Pampanga State Agricultural University (PSAU), Filipina, pada 22 Oktober 2026. Dalam kunjungan tersebut, Prof. Dr. Widya Karmila Sari Achmad, M.Pd bersama Nina Rini Suprobo dari Universitas Negeri Malang (UM) membahas peluang kerja sama pendidikan tinggi, penelitian, serta pertukaran dosen dan mahasiswa.
Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk menjajaki pembentukan kerangka kerja sama akademik antara perguruan tinggi Indonesia dan Filipina. Sejumlah agenda yang dibahas meliputi program mobilitas dosen dan mahasiswa, penelitian bersama, pengajaran kolaboratif, benchmarking akademik, serta pertukaran pengalaman dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi dan pengabdian kepada masyarakat.
Prof. Widya Karmila Sari Achmad mengungkapkan kesan positifnya setelah bertemu dengan pimpinan universitas, dosen, dan mahasiswa PSAU. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan kesempatan untuk bertukar perspektif mengenai pengembangan pendidikan, khususnya dalam mempersiapkan calon guru yang kompeten dan adaptif terhadap kebutuhan pendidikan di masing-masing negara.
“Saya sangat terkesan dengan sambutan dan kesempatan yang diberikan oleh Pampanga State Agricultural University. Pertemuan dengan pimpinan universitas, dosen, dan mahasiswa membuka ruang untuk saling belajar mengenai penyelenggaraan pendidikan tinggi, khususnya pendidikan guru. Saya juga berkesempatan berbagi pengalaman tentang pendidikan guru di Indonesia secara umum dan di Universitas Negeri Makassar,” ujar Prof. Widya.
Menurutnya, pertukaran pengalaman lintas negara penting untuk memperkaya wawasan akademik sekaligus membuka peluang pengembangan metode pembelajaran yang lebih relevan dengan tantangan pendidikan masa kini. Interaksi antara dosen dan mahasiswa dari lingkungan pendidikan yang berbeda juga dapat menjadi sarana untuk membangun perspektif global, memperluas jejaring profesional, dan memperkuat kualitas calon pendidik.
Dalam kunjungan tersebut, PSAU diwakili oleh Assoc. Prof. Leslie V. Torres, Penjabat Dekan College of Business, Economics, and Entrepreneurship; Asst. Prof. Carlo D. De Dios, Direktur Urusan Publik dan Hubungan Internasional; Fernan I. Camara, Kepala Unit Mobilitas Mahasiswa dan Staf Internasional; serta Junel C. Layson, Koordinator Hubungan Kerja Sama di College of Education.
Prof. Widya memberikan kuliah umum kepada mahasiswa di Pampanga State Agricultural University (PSAU) pada Kamis (22/10/2026). (Foto: Istimewa)
Memperkuat Kolaborasi dengan PSAU
Dilansir dari situs resmi kampus, Pampanga State Agricultural University merupakan perguruan tinggi negeri di Magalang, Provinsi Pampanga, Filipina. Berdasarkan profil resmi universitas, institusi ini berakar dari stasiun percobaan pertanian bernama Estacion Pecuaria yang didirikan pada 1885. Setelah melalui sejumlah perubahan kelembagaan, institusi ini memperoleh status universitas negeri melalui Republic Act No. 10605 yang disahkan pada 11 Juni 2013, kemudian status tersebut divalidasi oleh Commission on Higher Education Filipina pada 13 Januari 2015.
PSAU memiliki lahan sekitar 500 hektare di kawasan Magalang, di kaki lereng barat Gunung Arayat. Meski berakar pada pendidikan pertanian, mandat universitas ini juga mencakup bidang seni dan sains, pendidikan guru, teknologi industri, teknik, teknologi informasi, bisnis, dan akuntansi. Kegiatan penelitian, pengembangan teknologi, serta pengabdian kepada masyarakat menjadi bagian dari mandat institusinya untuk mendukung pembangunan daerah.
Dengan mandat tersebut, PSAU menjadi mitra potensial dalam pengembangan kolaborasi lintas disiplin, termasuk dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Penjajakan kerja sama ini sejalan dengan upaya memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pertukaran pengetahuan, pengembangan kapasitas akademik, dan pembentukan kemitraan yang berkelanjutan. Kolaborasi lintas negara diharapkan tidak berhenti pada kunjungan institusional, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi program konkret yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, dan masyarakat.
Inisiatif ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui penguatan jejaring internasional, perguruan tinggi diharapkan dapat memperluas akses terhadap praktik baik pendidikan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta mempersiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tantangan global.
Kunjungan akademik ini menjadi peluang untuk membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat antara perguruan tinggi di Indonesia dan Filipina. Tindak lanjut berupa perumusan program, kesepakatan kerja sama, serta pelaksanaan kegiatan bersama akan menjadi langkah penting untuk mewujudkan kolaborasi yang berkelanjutan.