Kisah Inspiratif dari Al-Biruni Mandiri School, Wabup Soppeng Terharu Saksikan Putrinya Terbitkan Buku di Usia 12 Tahun

Kisah Inspiratif dari Al-Biruni Mandiri School, Wabup Soppeng Terharu Saksikan Putrinya Terbitkan Buku di Usia 12 Tahun
Diananda Djiwa Mustika didampingi ayahnya Ir. Selle KS dalam acara Launching Buku karyanya berjudul “Wisuda Impian”. (Foto: Ist)
Bacakan Artikel

“Saya kira momen ini sungguh luar biasa, kita patut bangga dan mengapresiasi Al-Biruni Mandiri School yang telah mendorong anak-anak untuk berkarya sejak dini. Para pendidik memfasilitasi dan mendampingi anak-anak untuk berani menuangkan ide-idenya dalam sebuah karya tulis, dan pertama kalinya saya temukan di sini. Sungguh sangat menarik untuk dicontoh sekolah-sekolah lain,” ujarnya, disambut tepuk tangan meriah. Ia menegaskan bahwa kemampuan menulis adalah bekal hidup yang jauh lebih berharga dari sekadar deretan angka di rapor. Menurutnya, prestasi sejati bukan hanya diukur dari gelar yang disandang atau nilai akademis semata, tetapi dari karya yang bisa dibaca, dirasakan, dinikmati, dan bahkan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Acara Akhirussanah Al-Biruni Mandiri School memang dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar seremoni perpisahan biasa. Selain peluncuran buku-buku karya siswa, panggung juga diisi dengan Gelar Karya yang menampilkan beragam pentas seni, drama, dan presentasi hasil belajar siswa selama setahun penuh. Setiap penampilan adalah cerita tentang proses pembelajaran, dedikasi, dan kreativitas, bukan hanya fokus pada hasil akhir semata. Ini menunjukkan komitmen sekolah dalam mengembangkan potensi holistik setiap siswanya.

Momen paling mengharukan dalam rangkaian acara tersebut adalah Pelepasan Siswa Tahfidz, sebuah perayaan bagi para siswa yang berhasil menuntaskan hafalan Al-Qur’an. Isak tangis haru dan senyum bangga bercampur aduk di wajah para orang tua dan hadirin. Tak satu pun orang tua yang hadir mampu menyembunyikan kebanggaan mereka menyaksikan anak-anaknya menorehkan prestasi spiritual yang luar biasa, melengkapi capaian akademis dan literasi mereka.

Kehadiran Ir. Selle KS Dalle dan dr. Rahmawati hari itu adalah pengingat sederhana namun kuat bahwa di balik setiap jabatan dan kesibukan, selalu ada peran sebagai orang tua yang ingin duduk di kursi tamu undangan dan menyaksikan anaknya bersinar. Momen ini menggarisbawahi pentingnya dukungan keluarga dalam setiap pencapaian anak.

Al-Biruni Mandiri School, dengan seluruh keunikan programnya, telah membuktikan bahwa kelulusan bisa dirancang bukan sebagai akhir dari sebuah perjalanan belajar, melainkan sebagai peluncuran bagi anak-anak yang siap meninggalkan jejak di dunia dengan cara mereka sendiri. Kisah Diananda Djiwa Mustika dan buku "Wisuda Impian"-nya menjadi inspirasi bahwa usia muda bukanlah halangan untuk berkarya, dan bahwa pendidikan sejati adalah yang mampu menumbuhkan potensi, kreativitas, dan keberanian untuk menciptakan sesuatu yang berarti. Ini adalah cerminan visi pendidikan yang tak hanya mengejar angka, tetapi juga membentuk karakter dan menghasilkan karya nyata yang bermanfaat bagi sesama.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2