Gandeng Masyarakat dan BPN, BP2SDM Kemenhut Wilayah VI Perkuat Tata Kelola KHDTK Borisallo

Gandeng Masyarakat dan BPN, BP2SDM Kemenhut Wilayah VI Perkuat Tata Kelola KHDTK Borisallo
Langkah Nyata BP2SDM Kemenhut: Merawat Hutan Borisallo, Memakmurkan Warga Local - Foto: Ist
Bacakan Artikel

Kamaruddin tidak hanya berhenti pada retorika; ia mencontohkan langkah konkret yang baru saja dilakukan minggu lalu, yaitu pelatihan kerajinan *ecoprint* bagi warga sekitar. Keterampilan ini diharapkan menjadi alternatif sumber pendapatan baru tanpa harus merusak ekosistem hutan.

"Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, selalu menyampaikan bahwa kita harus melestarikan hutan, tetapi masyarakat di sekitarnya juga mesti sejahtera. Ini tidak dapat dimaksimalkan jika dilakukan sendiri-sendiri," tambahnya, menggarisbawahi pentingnya sinergi.

Dampak nyata keberadaan KHDTK Borisallo ini dirasakan langsung oleh warga tapak. Dg Sigolla, salah seorang anggota KTH Assamaturu, dengan antusias menceritakan bagaimana kelompoknya memetik manfaat ekonomi dari keterlibatan mereka menjaga hutan.

"Banyak kegiatan yang kami ikuti, mulai dari penanaman pohon, pembuatan pupuk kompos, hingga pembibitan jamur. Hasil dari budidaya jamur itu kami jual ke pasar lokal bahkan sampai ke Makassar, dan keuntungannya dibagikan kepada anggota kelompok," tutur Daeng Sigolla, memberikan gambaran konkret tentang pemberdayaan ekonomi.

Camat Parangloe, Rishky, turut memberikan apresiasi tinggi atas langkah sinergis BP2SDM Wilayah VI. Menurut mantan pejabat Dinas Pariwisata ini, hutan bukan lagi sekadar gugusan pohon, melainkan aset berharga yang menyimpan potensi ekowisata besar yang belum sepenuhnya tergarap.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: