Aksi WAKANDA Yogyakarta Soroti Tarif, Potongan Aplikasi hingga Kemitraan Ojol

Aksi WAKANDA Yogyakarta Soroti Tarif, Potongan Aplikasi hingga Kemitraan Ojol
WAKANDA Yogyakarta & GARDA Solo, (Doc,Ist)
Bacakan Artikel

Intens.id, Yogyakarta - ‎Ratusan mitra pengemudi transportasi daring yang berhimpun dalam Wadah Komunikasi Antar Driver Aktif (WAKANDA) Yogyakarta menyelenggarakan aksi penyampaian pendapat di muka umum bertajuk “Sehari Saja, Kawan! Kita Bersatu dan Berjuang Melawan Ketidak-Bijakan!!!”, Pada Hari Rabu (23/09/2026).

‎Langkah konstitusional tersebut ditempuh untuk memperjuangkan hak-hak normatif mitra kerja sekaligus mendesak penegakan kepatuhan terhadap regulasi perundang-undangan di sektor angkutan sewa khusus atau ojek daring.

‎Rangkaian aksi diawali dengan konsolidasi tertib dan doa bersama di pelataran Taman Kuliner (Tam-Kul) Condongcatur pada pukul 09.00 WIB. Massa kemudian melakukan konvoi kendaraan bermotor roda dua secara tertib menuju titik sasaran pertama di kantor Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY).

‎Bertempat di pelataran kantor Dishub DIY, perwakilan WAKANDA Yogyakarta menggelar audiensi terbuka yang berlangsung aman di bawah pengawalan aparat kepolisian.

‎Dalam audiensi tersebut, WAKANDA Yogyakarta menyerahkan dokumen Legal Opinion (LO) yang memuat tinjauan yuridis atas penerapan tarif serta skema potongan aplikasi.

‎Dishub DIY menyatakan komitmennya untuk mengkaji secara cermat seluruh argumentasi hukum yang diserahkan dan menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku. Dishub DIY juga menyebut aspirasi yang disampaikan pengemudi pada 23 September 2026 akan menjadi bahan kajian untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan.

‎Massa aksi kemudian meneruskan konvoi menuju kantor operasional Maxim Yogyakarta. Pada titik tersebut, aliansi Gabungan Aksi Driver Roda Dua Soloraya (GARDA SOLO) dan driver Magelang turut hadir memperkuat barisan penyampaian aspirasi.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: