Wujudkan Pendidikan Ramah Disabilitas, PLN UP Punagaya Salurkan Bantuan Inklusi Sosial untuk Infrastruktur dan Pelatihan Guru SLB
Intens.id, Jeneponto - PT PLN Nusantara Power (NP) Unit Pembangkitan (UP) Punagaya menyalurkan bantuan signifikan kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) Syahrial Al-Muadzir di Jeneponto, Sulawesi Selatan. Bantuan ini bertujuan memperkuat pendidikan inklusif bagi siswa penyandang disabilitas melalui peningkatan infrastruktur dan kapasitas tenaga pendidik.
Penyerahan bantuan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Inklusi Sosial ini berlangsung pada Selasa, 1 September 2026. Dana pendidikan tersebut dialokasikan untuk dua pengembangan utama. Pertama, perbaikan infrastruktur dan aksesibilitas fisik, meliputi pembangunan pagar sekolah, perbaikan akses jalan, pemasangan penyekat ruang kelas, hingga instalasi safety rail (pegangan pengaman) untuk menjamin keselamatan mobilitas siswa.
Kedua, peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) bersertifikasi. Pelatihan BISINDO yang berkolaborasi dengan pesat.id ini menghadirkan instruktur penutur langsung (native signer) selama lima hari, terdiri dari dua hari luring dan empat hari daring. Inisiatif ini menjawab tantangan fundamental yang kerap dihadapi institusi pendidikan khusus dalam menyediakan lingkungan belajar yang aman sekaligus memfasilitasi komunikasi yang efektif antara guru dan siswa.
Muh. Firmansyah Fattah, Team Leader SDM, Umum, & CSR PT PLN NP UP Punagaya, menjelaskan bahwa program Inklusi Sosial dirancang untuk menjembatani potensi luar biasa siswa disabilitas.
"Kami meyakini pendidikan inklusif tidak hanya bertumpu pada kurikulum, tetapi juga pada fasilitas fisik yang protektif dan kemampuan komunikasi guru yang adaptif," ujar Firmansyah.
"Melalui perbaikan sarana sepertiĀ safety rail dan pembekalan BISINDO secara profesional, kami berharap PLN dapat hadir memberikan ruang belajar yang menjembatani potensi luar biasa dari adik-adik disabilitas tanpa adanya hambatan komunikasi maupun akses fisik," sambungnya.
Kepala Sekolah SLB Syahrial Al-Muadzir, Syahrial Almuadzir, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan PLN. Menurutnya, sentuhan CSR ini sangat komprehensif karena menyasar langsung kebutuhan esensial sekolah.
"Fasilitas seperti pagar danĀ safety rail adalah kebutuhan mendesak untuk menjaga keamanan anak-anak kami saat beraktivitas," kata Syahrial.
Di sisi lain, lanjut Syahrial, kesempatan bagi guru-guru kami untuk belajar BISINDO langsung dari penutur aslinya bersama pesat.id merupakan berkah yang luar biasa. Ini akan sangat menunjang efektivitas transfer ilmu di dalam kelas.
Melalui program Inklusi Sosial ini, PLN NP UP Punagaya menegaskan komitmennya dalam mendukung kesetaraan hak pendidikan bagi penyandang disabilitas di wilayah operasionalnya. Kolaborasi antara BUMN dan institusi pendidikan khusus ini diharapkan menjadi pemantik kepedulian bagi berbagai pihak lainnya di Kabupaten Jeneponto. PLN NP UP Punagaya berharap dapat terus mendampingi dan mencetak generasi difabel yang mandiri, tangguh, dan percaya diri menyongsong masa depan.