Unhas Serius Bangun Kampus di Bulukumba, Pemkab Siap Sediakan Lahan
Intens.id, Bulukumba - Universitas Hasanuddin (Unhas) semakin serius mendorong kehadiran kampus permanen di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Rencana strategis ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang menyatakan kesiapan menyediakan lahan.
Komitmen ini mengemuka dalam Pameran Program Pengabdian kepada Masyarakat Unhas (PPMU) Bulukumba yang digelar di Lantai 4 Gedung Pinisi pada Senin, 31 Agustus 2026. Acara tersebut dihadiri ratusan sivitas akademika Unhas serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
Rektor Unhas, Jamaluddin Jompa, menegaskan bahwa kehadiran kampus di Bulukumba akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan daerah. Ia bahkan membayangkan Bulukumba akan semakin maju dan berkembang dengan adanya Unhas di sana.
"Saya bayangkan Bulukumba bisa makin keren nantinya kalau ada kampus Unhas di Bulukumba," ungkap Prof. Jamaluddin Jompa.
Menurut Rektor, Unhas berkomitmen membangun kampus di Bulukumba setelah Bupati Bulukumba meminta agar dicarikan lokasi atau lahan terbaik. Ia menjelaskan, kebijakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi saat ini terus mendorong perguruan tinggi untuk memberikan dampak dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
"Sekarang Unhas sudah berbeda. Unhas berani keluar dari zona nyaman. Kalau dulu kelihatan seperti menara gading dan tidak terlalu kelihatan dampaknya, kalau sekarang ibarat menara air yang terus mengalir memberi kehidupan di sekelilingnya," ujarnya.
Prof. Jamaluddin Jompa menambahkan, kehadiran Unhas di berbagai daerah harus disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah. Untuk Bulukumba, ia melihat potensi kelautan, pertanian, hingga sektor tambak yang masih sangat besar untuk dikembangkan.
"Bulukumba begitu banyak potensi, mulai Pinisinya yang melegenda di seluruh dunia. Potensi kelautan luar biasa, tapi kita sadar sekitar 5.000 hektare tambak belum optimal dan boleh dikata tidur semua. Potensi lain seperti pertanian belum kita sentuh secara maksimal," katanya.
Oleh karena itu, ia berharap kehadiran Unhas di Bulukumba tidak sekadar menjadi aktivitas akademik, tetapi menjadi fondasi pengembangan daerah berbasis riset dan teknologi.
"Tidak ada industri tanpa teknologi. Saya bayangkan kalau di tempat itu ada laboratorium agroindustri," tuturnya.
Kehadiran kampus Unhas di Bulukumba diharapkan juga dapat membuka pengembangan pendidikan berbasis riset, termasuk jenjang S2 dan S3, sehingga masyarakat dan akademisi tidak harus selalu ke Makassar untuk melanjutkan studi.
Menanggapi hal ini, Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf, yang akrab disapa Andi Utta, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap komitmen Unhas. Menurut Bupati, kehadiran perguruan tinggi seperti Unhas merupakan bagian penting dari strategi pembangunan daerah untuk mengoptimalkan potensi Bulukumba.
"Pemerintah Kabupaten Bulukumba tentu menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap komitmen Unhas untuk hadir lebih dekat di tengah masyarakat Bulukumba. Kita memiliki banyak potensi yang membutuhkan sentuhan ilmu pengetahuan, teknologi, riset dan inovasi," ujar Bupati Andi Utta.
Bupati menilai, potensi besar Bulukumba di sektor kelautan, perikanan, pertanian, peternakan, industri pengolahan, hingga ekonomi kreatif perlu dikembangkan secara terintegratif.
"Harapan kita, kerja sama ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial atau penelitian semata, tetapi menghasilkan inovasi yang benar-benar bisa digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tambahnya.
Terkait rencana pembangunan kampus Unhas, Andi Utta menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Bulukumba untuk memfasilitasi dan menyiapkan berbagai kebutuhan yang diperlukan.
"Kami siap berkolaborasi. Kalau Unhas berkomitmen untuk hadir di Bulukumba, Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga akan memberikan dukungan, termasuk dalam hal penyiapan lahan dan berbagai kebutuhan pendukung lainnya," tegasnya.
Sebelumnya, Pameran PPMU Bulukumba menampilkan berbagai hasil inovasi dan produk pengabdian masyarakat yang telah dikembangkan para akademisi Unhas di Bulukumba. Dalam laporan PPMU yang disampaikan Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., disebutkan bahwa sebanyak 50 dari 103 judul pengabdian Unhas dilaksanakan di Kabupaten Bulukumba dengan total pendanaan mencapai Rp945 juta.
Beragam hasil pengabdian tersebut antara lain Gula Cube Aren, Gula Semut Aren, Pestodin BeVeER, Kompos BER-EN, Kelor Jahe Drink, BonJabal, Procuria Cookies, KaReBa Ta, Bakso U-Fish, Mesin Pencacah Pakan Ternak, Bio Tablet Pupuk Organik, serta Pupuk Organik Cair. Produk-produk ini menjadi gambaran konkret bagaimana riset dan inovasi perguruan tinggi dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung.
Selain rencana kampus, program desa binaan Unhas juga akan terus dikembangkan. Unhas berencana memetakan seluruh desa yang bekerja sama sebagai desa binaan, melibatkan berbagai program studi. Pendanaan pengabdian juga direncanakan meningkat hingga Rp25 juta per program studi, menargetkan jangkauan sekitar 200 desa per tahun.
Bupati Bulukumba berharap keberadaan kampus Unhas nantinya tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga pusat riset, inovasi, pengembangan teknologi, dan pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi lokal Bulukumba. Penguatan kerja sama dengan Unhas ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.