Sukses Gerakan Ayah Hadir, Bulukumba Buktikan Komitmen Ayah dalam Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Intens.id, Bulukumba, – Kabupaten Bulukumba menorehkan prestasi membanggakan dalam upaya memperkuat peran ayah dalam pendidikan anak. Melalui program Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak di Sekolah (GEMAR) Tahun 2026, yang merupakan bagian dari Gerakan 33.000 Ayah Hadir tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, Bulukumba berhasil melampaui target yang ditetapkan secara signifikan.
Data rekapitulasi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan bahwa Bulukumba sukses melibatkan 3.054 ayah untuk mendampingi buah hati mereka mengambil rapor di sekolah. Angka ini jauh melampaui target awal sebesar 1.808 ayah, mencapai 168,89 persen, sekaligus menempatkan Bulukumba di peringkat keempat capaian terbaik se-Sulawesi Selatan.
Capaian luar biasa ini menjadi indikasi kuat meningkatnya kesadaran serta komitmen para ayah di Kabupaten Bulukumba untuk hadir dan mengambil peran aktif dalam mendukung pendidikan serta memastikan tumbuh kembang anak secara optimal. Kehadiran ayah tidak hanya sekadar formalitas, namun diyakini memiliki dampak positif yang mendalam terhadap psikologis dan prestasi belajar anak.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bulukumba, Andi Mappatunru Asbur, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada seluruh ‘Ayah Hebat’ yang telah menunjukkan partisipasi aktif dalam gerakan ini.
"Terima kasih kepada seluruh Ayah Hebat di Kabupaten Bulukumba yang telah meluangkan waktu berharga mendampingi buah hatinya mengambil rapor di sekolah. Kehadiran Bapak-bapak sangat berarti bagi anak-anak," ujarnya dengan penuh semangat.
Andi Mappatunru juga tak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan Gerakan 33.000 Ayah Hadir ini.
"Terima kasih pula kepada seluruh pihak, mulai dari jajaran sekolah, pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, mitra kerja, hingga berbagai elemen masyarakat yang telah bahu-membahu membantu menyukseskan gerakan mulia ini," tambahnya.
Ia berharap semangat dan keterlibatan ayah dalam keluarga tidak hanya berhenti pada momentum pengambilan rapor semata, melainkan dapat terus menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami mengajak seluruh ayah untuk terus hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak. Mari bersama menjaga keterlibatan ayah dalam keluarga, sekaligus berpartisipasi aktif pada program GAMAS (Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah) yang akan datang," pungkasnya, mendorong keberlanjutan peran ayah.
Komitmen terhadap penguatan peran ayah ini tidak hanya berhenti pada retorika, tetapi juga tercermin dalam pelaksanaan nyata di lapangan. Salah satunya adalah kegiatan GEMAR di UPT SPF SD Negeri 24 Salemba pada Jumat, 26 Juli 2026. Suasana pembagian rapor di sekolah tersebut berlangsung berbeda dari biasanya.
Selain menerima hasil belajar anak, puluhan ayah peserta didik juga berkesempatan mengikuti penyuluhan yang sangat relevan, bertema “Advokasi Kesehatan, Peran Ayah terhadap Tumbuh Kembang Anak”. Kegiatan edukatif ini diselenggarakan oleh Bidang IV Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba, bekerja sama dengan Konsorsium Penggiat dan Komunitas Ayah Teladan Indonesia (Kompak Tenan) Bulukumba. Inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya sistematis untuk memperkuat peran strategis ayah dalam pengasuhan dan pembentukan karakter anak.
Hadir dalam kegiatan penting tersebut adalah Sekretaris TP PKK Bulukumba, Hj. Hamrina Andi Muri; Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Bulukumba, Dr. Asnarti Said Culla, SH., MH.; serta Ketua Kompak Tenan Bulukumba, dr. H. Rizal Ridwan Dappi, yang juga menjabat sebagai Direktur RSUD Andi Sulthan Dg Radja. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan dukungan penuh dari berbagai lini terhadap gerakan penguatan peran ayah.
Kepala UPT SPF SD Negeri 24 Salemba, Andi Hafsah Said, mengungkapkan apresiasinya kepada TP PKK Bulukumba yang telah memilih sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi. Menurutnya, kegiatan semacam ini memberikan manfaat yang sangat besar.
"Sosialisasi ini sangat penting karena mengingatkan seluruh orang tua, khususnya para ayah, akan betapa krusialnya keterlibatan mereka dalam mendampingi proses belajar, pengasuhan, dan tumbuh kembang anak. Kehadiran ayah memberikan motivasi dan rasa aman yang tak tergantikan bagi anak," jelas Andi Hafsah.
Keberhasilan Kabupaten Bulukumba melampaui target Gerakan 33.000 Ayah Hadir menjadi bukti konkret bahwa kolaborasi yang kuat dan sinergis antara pemerintah daerah, institusi pendidikan, Tim Penggerak PKK, komunitas masyarakat, dan unit keluarga mampu menghadirkan perubahan positif yang signifikan.
Perubahan ini secara langsung berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, dimulai sejak dari lingkungan keluarga. Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi model inspiratif bagi daerah lain dalam mendorong partisipasi aktif ayah demi masa depan generasi penerus yang lebih cerah.