Pesantren Kilat “Sahabat Ramadhan” Tekankan Al-Qur’an, Aksi Nyata, dan Ketaatan Menuju Jannah
SMK Kesehatan Terpadu Mega Rezky Makassar menggelar kegiatan pesantren kilat dengan nama Sahabat Ramadhan dengan tema “Mengasah Hati dengan Al-Qur’an, Menghias Diri dengan Aksi Nyata, Bersahabat dalam...
Jalurdua.com
SMK Kesehatan Terpadu Mega Rezky Makassar menggelar kegiatan pesantren kilat dengan nama Sahabat Ramadhan dengan tema “Mengasah Hati dengan Al-Qur’an, Menghias Diri dengan Aksi Nyata, Bersahabat dalam Taat hingga Jannah”. Kegiatan ini dilaksanakan selama 4 hari mulai dari Senin-Kamis (2-5 Maret 2026) dan diikuti oleh seluruh siswa sebagai bagian dari proses pembelajaran selama pekan Ramadhan. Dalam sambutan pembukaan kegiatan, Kepala SMK Kesehatan Terpadu Mega Rezky Makassar, Taufieq, S.Si., M.Pd., Gr, menggarisbawahi bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi ruang dalam membina karakter serta penguatan nilai keislaman di kalangan remaja. “Pesantren kilat ini menjadi wadah untuk memperdalam pengetahuan dan ilmu terkait agama Islam. Kami merancang kegiatan selama empat hari, dan di hari terakhir akan dirangkaikan dengan Mabit. Tujuan utamanya adalah membina kerukunan sesama siswa, dan kami berharap kegiatan ini bisa diikuti dengan baik,” ujar Taufieq. Fenomena remaja Ia tak lupa menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh remaja di zaman sekarang, terkhusus pada gaya hidup dan arus informasi yang kerap menjauhkan diri mereka dari nilai-nilai agama. “Fenomena remaja hari ini cukup memprihatinkan karena banyak yang mulai jauh dari nilai agama. Kalau kita tidak mampu memfilter, kita akan ikut arus dan itu bisa menurunkan martabat kita sebagai remaja,” terangnya. “Karena itu, materi yang dihadirkan disesuaikan dengan kebutuhan saat ini. Siswa juga kami dorong untuk aktif bertanya jika ada hal yang belum dipahami,” tambahnya. Lebih lanjut, ia berharap dengan kegiatan ini diharapkan memberi dampak nyata terhadap perubahan sikap dan pola pikir murid. “Mudah-mudahan selama empat hari ini terjadi peningkatan karakter, baik dari segi pola pikir maupun sikap, serta semakin memperdalam ilmu agama. Selama satu minggu ini, pembelajaran kami alihkan ke pesantren kilat agar fokus pada pembinaan rohani,” tuturnya. [caption id="attachment_7942" align="alignnone" width="1280"]