Sederhana Mengabarkan Versi penuh
Teknologi

Biznet Rayakan Usia ke-26, Perkuat Infrastruktur Digital Nasional Lewat AI Center dan Jaringan Kabel Laut

Oleh Abang Akbar 22 Oct 2026 12:49 3 menit baca

Intens.id, Makassar - Memasuki usia ke-26 tahun, Biznet terus memperkuat komitmennya dalam membangun infrastruktur digital nasional. Perjalanan panjang ini ditandai dengan berbagai inovasi strategis, termasuk pengoperasian pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI-Ready Data Center) dan perluasan jaringan kabel laut.

Perkembangan teknologi yang pesat turut mendongkrak kebutuhan terhadap infrastruktur digital yang andal. Berdasarkan data PwC Global Workforce Hopes & Fears Survey 2025, sebanyak 69% pekerja di Indonesia telah memanfaatkan AI untuk pekerjaan mereka dalam 12 bulan terakhir.

Sementara itu, penetrasi internet di Indonesia melonjak hingga mencapai 81,72% pada tahun 2026 berdasarkan data APJII. Perubahan ini menunjukkan lonjakan kebutuhan konektivitas, baik dari sisi kapasitas maupun kapabilitas teknologi.

Menjawab tantangan tersebut, Biznet menghadirkan Biznet AI Center di Bali sebagai AI-Ready Data Center pertama miliknya. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung kebutuhan komputasi berkapasitas besar serta mengakselerasi adopsi ekosistem AI di Indonesia.

Fasilitas ini dilengkapi kapasitas listrik hingga 145 kW per rak dan sistem pendingin cairan (liquid cooling). Selain berfungsi sebagai pusat data, area tersebut juga mencakup laboratorium pengembangan AI guna menghadapi era digital masa depan.

"Selama 26 tahun mendukung transformasi digital Indonesia, kami terus berupaya menjawab kebutuhan masyarakat digital. Kebutuhan saat ini tidak terbatas pada konektivitas semata, melainkan juga kapasitas besar untuk pengolahan data guna mendukung implementasi AI," ujar President Director Biznet, Adi Kusma.

Di sektor konektivitas antarpulau, Biznet memperkuat jaringan melalui Biznet Nusantara Cable System (BNCS) yang beroperasi sejak 2024. Perusahaan juga bersiap membangun jaringan kabel laut baru, BNCS-2, yang menghubungkan Surabaya (Jawa), Banjarmasin (Kalimantan), Sumenep (Madura), dan Buleleng (Bali).

"Kami percaya bahwa membangun jaringan bukan hanya tentang menghubungkan satu titik wilayah dengan wilayah lainnya, melainkan menciptakan pengalaman layanan optimal serta membuka peluang luas di era digital," imbuh Adi.

Hingga saat ini, jaringan Biznet telah menjangkau lebih dari 200 kota dan kabupaten di Pulau Jawa, Bali, Sumatra, Bangka, Batam, Kalimantan, Sulawesi, dan Flores. Dengan lebih dari 3 juta homepass serta 300 kantor cabang, layanan dapat dihadirkan lebih dekat dan cepat kepada pelanggan.

Komitmen Biznet dalam mengurangi kesenjangan digital juga diwujudkan melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR). Sepanjang 2026, Biznet menyediakan layanan internet gratis bagi lebih dari 300 kepala keluarga di sekitar area pendaratan kabel bawah laut (MarinePOP), meliputi Kabupaten Jembrana, Serang, Karawang, dan Gresik.

"Konektivitas bukan hanya soal menyediakan akses internet, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berkembang," kata Adi menjelaskan inisiatif CSR tersebut.

Dari sisi layanan pelanggan, aplikasi MyBiznet terus dikembangkan dengan pemanfaatan teknologi AI. Hal ini bertujuan agar pelanggan dapat mengelola layanan, mengakses informasi, dan memperoleh dukungan secara lebih cepat serta responsif.

Sebagai bentuk apresiasi perayaan HUT ke-26, Biznet menggelar program Biznet Prize Vaganza. Pelanggan Biznet Home dan Biznet Metronet berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik, mulai dari perangkat gawai hingga grand prize emas batangan hingga 100 gram.

Khusus pada bulan Oktober 2026, Biznet juga memberikan peningkatan kapasitas bandwidth sebesar 100 Mbps tanpa biaya tambahan bagi seluruh pelanggan Biznet Home.

"Kami akan terus berinvestasi pada infrastruktur, teknologi, dan pengalaman pelanggan untuk menciptakan lebih banyak nilai serta mendukung Indonesia semakin terhubung," tutup Adi.

Topik terkait
MyBiznet HUT ke-26 Biznet Biznet